Lanjutan dari posting trubus sebelumnya, ini merupakan daun muda, tunas dari tanaman yang lain.
15.10.13
13.10.13
Trubus, sang Pembaharu
| Daun tua dipangkas, tunas tubuh lebih ringkas. |
| Daun baru bersama, daun muda lainnya. |
Tumbuh daun baru yang lebih segar dan lebih kecil ukurannya.
Jadi lebih ringkas tempatnya,
dan lebih terlihat kokoh batang Sikasnya.
12.10.13
Eks Petromaks
| Bentuk simpel yang memikat. Kesan kokoh yang menawan. |
Sepekan setelah lebaran tahun 2012 kudapat rumah lampu gantung ini. Di toko mebel dan lampu antik. Kebetulan pemilik toko yang juga kepala desa sudah kukenal. Melihat mebel antik, yang pasti bekas tapi kayu jatinya kualitas bagus. Di dipan singgel tergeletak lampu petromaks kuno ini, memang disini sedia lampu kuno, tetpai kebanyakan lampu bandul. Kebetulan saat saya ke sana lampu tinggal satu ini.
Langsung terpikat dengan bentuknya yang sederhana namun menunjukkan kekokohan. Sangat cocok dengan seleraku. Kunonya dapat, tetapi modelnya sederhana/ simpel. Setelah sepakat dengan harga, bungkus kardus bawa pulang.
Selajutnya harus cari rantai dan aksesoris untuk menggantungnya. Dari toko tidak ada rantainya. Agak susah juga, walaupun akhirnya dapat juga.
| Ejaan pada enamel penutup lampu, ejaan lama |
| Kaca berbentuk seperti jantung pisang dan besi yang berkarat |
Sempurna, Apa Adanya
| Keheningan, membuat jiwa lebih tenang dan hampa Pikiran jadi lebih terbuka |
Tak ada tanggapan yang membawa gembira
Ku minta dilihatkan barangnya
Cuma dijawab barangnya kayak yang di display
Ku melagkah keluar dari toko
Kecewa, tak dapat barang yang kuinginkan
Berjalan mengikuti kata hati
Tak disangka, ku lihat barang yang kucari cari
Bahkan barang yang lebih dari yang dipunyai toko sebelumnya
Hanya bisa bersyukur,
Rencana Tuhan, sempurna apa adanya
| Sunyi, sendiri, inspirasi |
| Kolam malam ini, riak air bagai gelombang pikiran merayap, membesar |
Subscribe to:
Posts (Atom)